Tingkat Akurasi Roda Gigi
Tingkat Akurasi Roda Gigi
| Standar | Kelas | ||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| JIS (Jepang) | N0 | N1 | N2 | N3 | N4 | N5 | N6 | N7 | N8 | N9 | N10 | N11 | N12 |
| JIS-B1702-02 (baru) | |||||||||||||
| JGMA (Jepang) | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | |||||
| JIS (Jepang) | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | ||||
| JIS-B1702 (lama) | |||||||||||||
| RRC (Tiongkok) | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| GB10095 ~ 1009 | |||||||||||||
| ISO (Internasional) | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| DIN (Jerman) | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | |
| 3960 ~ 3967 | |||||||||||||
| GOST (USSR) | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | |||
| BS (Inggris) | A1 | A2 | B | C | D | ||||||||
| FN (Prancis) | A | B | C | D | E | ||||||||
| ANSI (AS) | 4 | 3 | 2 | 1 | |||||||||
| AGMA (AS) | 16 | 15 | 14 ~ 13 | 12 | 10 | 10 | 8 | ||||||
gigi tingkat akurasi adalah sistem klasifikasi standar yang mendefinisikan presisi dan kualitas geometri roda gigi — seberapa akurat roda gigi diproduksi. Tingkatan ini penting dalam menentukan deviasi (atau toleransi) yang dapat diterima dalam dimensi dan karakteristik kritis roda gigi, yang secara langsung mempengaruhi kinerja, kebisingan, reaksi balik, dan umur pakai.
Elemen Kunci yang Diukur dalam Akurasi Gigi
Penyimpangan nada (total kesalahan pitch kumulatif)
Deviasi profil gigi (seberapa akurat bentuk gigi sesuai dengan kurva ideal)
Deviasi heliks atau sadapan (untuk roda gigi heliks)
Keluar (eksentrisitas antara pusat roda gigi dan lingkaran pitch)
Variasi ketebalan gigi
Konsentrisitas dan keselarasan aksial
Standar Akurasi Roda Gigi Umum
1. ISO 1328 (Internasional)
Nilai berkisar dari 1 (akurasi tertinggi) untuk 12 (terendah).
Paling umum dalam aplikasi global.
Nilai ISO dinyatakan sebagai “ISO Kelas X”misalnya ISO Kelas 6.
2. AGMA (Asosiasi Produsen Peralatan Amerika)
Nilai berkisar dari AGMA 3 hingga AGMA 15, di mana angka yang lebih tinggi berarti akurasi yang lebih tinggi.
Sering digunakan di Amerika Utara, juga dalam aplikasi militer dan industri.
Setara dengan tingkatan ISO tetapi dengan metode pengukuran dan toleransi yang berbeda.
3. DIN 3962 / DIN 3961 (Jerman/Eropa)
Rentang dari DIN 1 hingga DIN 12.
DIN 4~5 biasanya dianggap sebagai standar industri yang baik; DIN 1 untuk roda gigi berpresisi sangat tinggi (kedirgantaraan, instrumentasi).
Sering digunakan dalam desain mesin Eropa dan pemeriksaan roda gigi.
Contoh Penerapan Praktis
| Aplikasi | Kelas Khas |
|---|---|
| Mekanisme jam tangan | Kelas ISO 1–3 |
| Gearbox kedirgantaraan | Kelas ISO 3–5 |
| Peralatan mesin berkinerja tinggi | Kelas ISO 5–6 |
| Transmisi otomotif | Kelas ISO 6–8 |
| Mesin pertanian | Kelas ISO 8–10 |
| Mesin industri umum | Kelas ISO 9–11 |
Mengapa Tingkat Akurasi Roda Gigi Itu Penting
Gigi bermutu tinggi (misalnya, ISO 4–6) menunjukkan getaran yang lebih rendah, presisi torsi yang lebih besar, pengoperasian yang lebih tenang, dan karakteristik keausan yang lebih baik.
Gigi kelas rendah (misalnya, ISO 9–12): Lebih murah untuk diproduksi, cocok untuk aplikasi yang tidak terlalu menuntut dengan toleransi lebih besar terhadap noise dan ketidakakuratan.
Angka yang lebih rendah = akurasi yang lebih tinggi
Pilih berdasarkan kekritisan aplikasi, biaya, dan kebutuhan kinerja
Selalu cocokkan tingkatan roda gigi di pasangan yang saling bertautan untuk menghindari keausan dini atau hilangnya kinerja
